Ciri Kecanduan Game Pada Anak

Ciri Kecanduan Game Pada Anak, Game sudah tidak asing lagih,apalagih pada anak-anak kadang juga pada anak di usia dini, yang di masa itu si anak belum bisa,baca tetapi bisa mengoprasikan computer dengan baik, conto pada anak saya yang usianya baru empat tahun dan belum bisa baca, karena suka permainan game,sehingga bisa mengetik pasword, bahkan hapal kata -kata yang dia belum ngerti betul.di sini memang saya akui tidak sepenuhnya bermain game itu jelek, boleh saja, tapi dengan bersyarat, dengan kriterial yang harus orang tua buat, karena memang bermain game sangat mengasikkan sehingga lupa waktu, lupa makan dan tidak mau bersoalisasi dengan lingkungannya yang lebih parahnya.

ciri kecanduan game Pada Anak

 Bagi anak bila terus menerus bahaya juga bisa mengganggu perkembangan anak, sedikit tips dari saya, anak bolehkan bermain game asal tau waktu dan aturan, karena memang jaman sekarang sudah jaman teknologi canggih, kalou anak terlalu di larang bisa  gaptek/gagap teknoligi, sebenarnya bisa di arahkan si anak dengan permainnan atau game yang mendidik, dan anak kalou bermain game harus jangan lepas dari pantouan orang tua, ada game yang mungkin anak anda tidak boleh memainkannya, karena gamenya sangat tidak mendidik.anak-anak harus tahu bahwa mereka tidak diijinkan memakai laptop di hari sekolah kecuali Sabtu setelah pulang sekolah hingga hari Minggu, mamang ada beberapa anak langsung mengajukan protes.tapi untuk kebaikkan anak tidak apa, supaya tidak terganggu konsentrasi belajarnya, mungkin Segala cara dilakukannya agar diberi dispensasi pemakaian laptop untuk bermain game.

 “Jika satu orang meijinkan memakai laptop maka aturan takkan dianggap sebagai aturan lagi. maka dari itu orang tua harus bertindak tegas, memakai lektop untuk bermain gain hanya bisa kalou di hari libur, dan mungkin anak tetapngotot, tapi untuk kebaikan anak kita tidak boleh kalah,Keputusan telah dibuat tak untuk dinego ulang, dan hati -hati bila anak telah kecanduan game, sehingga dia lupa makan dan lupa waktu, dan yang pasti sangat menggagu pertubuhan dan perkembang anak, karena itu peran orang tua sangat penting, untuk memantou perkembang pada anak, Jika orang tua menyadari, jika sebenarnya sang anaknya telah kecanduan game. Kecanduan game seharusnya tidak dianggap enteng karena merusak otak. Dari sebuah jurnal psikologi, para peneliti juga meneliti efek game terhadap sikap dan otak anak-anak. Anak-anak yang kecanduan game jadi kehilangan sense of struggle. Permainan game yang hanya mengandalkan pencapaian poin tertinggi dan semangat mengalahkan para pesaing dengan berbagai cara (diantaranya dengan mengunduh program cracker) membut anak-anak tidak peka terhadap nilai-nilai sosial yang berlaku di masyarakat seperti toleransi, menghargai sesama, kejujuran dan menjunjung fair play. Anak-anak ini berlaku curang tanpa merasa bersalah agar bisa menang. Setelah otak anak-anak yang kecanduan game ini discanning ternyata ada simpul otak yang menilai nilai baik dan buruk,orang tua harus bisa memberi araha pada anak game apa saja yang boleh di mainkan.kalou orang tua kurang engngeh pada anak anak dengan bermain game apa saja bisa berpengaruh yang lumayan patal untuk perkembangannya,anak menunjukkan ekspresi permusuhan dan marah jika jam bermain gamenya dikurangi atau dihentikan, dalam kasus yang lebih berat anak menjadi lupa waktu, lupa makan serta enggan bersosialisasi dengan keluarga dan teman serta tidak mau sekolah.Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat.

Incoming search terms:

Ciri-Ciri Kecanduan Game Pada Anak

Game sudah tidak asing lagi, apalagi pada anak-anak kadang juga pada anak di usia dini, yang di masa itu si anak belum bisa baca tetapi bisa mengoprasikan computer dengan baik, conto pada anak saya yang usianya baru empat tahun dan belum bisa baca, karena suka permainan game,sehingga bisa mengetik pasword, bahkan hapal kata -kata yang dia belum ngerti betul.di sini memang saya akui tidak sepenuhnya bermain game itu jelek, boleh saja, tapi dengan bersyarat, dengan kriterial yang harus orang tua buat, karena memang bermain game sangat mengasikkan sehingga lupa waktu, lupa makan dan tidak mau bersoalisasi dengan lingkungannya yang lebih parahnya.

kecanduan game

Bagi anak bila terus menerus bahaya juga bisa mengganggu perkembangan anak, sedikit tips dari saya, anak bolehkan bermain game asal tau waktu dan aturan, karena memang jaman sekarang sudah jaman teknologi canggih, kalou anak terlalu di larang bisa  gaptek/gagap teknoligi, sebenarnya bisa di arahkan si anak dengan permainnan atou game yang mendidik, dan anak kalou bermain game harus jangan lepas dari pantouan orang tua, ada game yang mungkin anak anda tidak boleh memainkannya, karena gamenya sangat tidak mendidik.anak-anak harus tahu bahwa mereka tidak diijinkan memakai laptop di hari sekolah kecuali Sabtu setelah pulang sekolah hingga hari Minggu, mamang ada beberapa anak langsung mengajukan protes.tapi untuk kebaikkan anak tidak apa, supaya tidak terganggu konsentrasi belajarnya, mungkin Segala cara dilakukannya agar diberi dispensasi pemakaian laptop untuk bermain game.

“Jika satu orang meijinkan memakai laptop maka aturan takkan dianggap sebagai aturan lagi. maka dari itu orang tua harus bertindak tegas, memakai lektop untuk bermain gain hanya bisa kalou di hari libur, dan mungkin anak tetapngotot, tapi untuk kebaikan anak kita tidak boleh kalah,Keputusan telah dibuat tak untuk dinego ulang, dan hati -hati bila anak telah kecanduan game, sehingga dia lupa makan dan lupa waktu, dan yang pasti sangat menggagu pertubuhan dan perkembang anak, karena itu peran orang tua sangat penting, untuk memantou perkembang pada anak, Jika orang tua menyadari, jika sebenarnya sang anaknya telah kecanduan game. Kecanduan game seharusnya tidak dianggap enteng karena merusak otak. Dari sebuah jurnal psikologi, para peneliti juga meneliti efek game terhadap sikap dan otak anak-anak. Anak-anak yang kecanduan game jadi kehilangan sense of  struggle. Permainan game yang hanya mengandalkan pencapaian poin tertinggi dan semangat mengalahkan para pesaing dengan berbagai cara (diantaranya dengan mengunduh program cracker) membut anak-anak tidak peka terhadap nilai-nilai sosial yang berlaku di masyarakat seperti toleransi, menghargai sesama, kejujuran dan menjunjung fair play. Anak-anak ini berlaku curang tanpa merasa bersalah agar bisa menang. Setelah otak anak-anak yang kecanduan game ini discanning ternyata ada simpul otak yang menilai nilai baik dan buruk,orang tua harus bisa memberi araha pada anak game apa saja yang boleh di mainkan.kalau orang tua kurang engngeh pada anak anak dengan bermain game apa saja bisa berpengaruh yang lumayan patal untuk perkembangannya,anak menunjukkan ekspresi permusuhan dan marah jika jam bermain gamenya dikurangi atau dihentikan, dalam kasus yang lebih berat anak menjadi lupa waktu, lupa makan serta enggan bersosialisasi dengan keluarga dan teman serta tidak mau sekolah.Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat.